Jejaka melempar sauh ke batang pohon yang dilaluinya tepat sebelum sekoci yang ia naiki sedari hulu karam. Sekoci bernama idealisme itu tidak tahan lagi dengan arus deras pada sungai kehidupan.
Sekarang ia berjalan tanpa alas, menyusuri dengan perlahan segala medan pada jalur tanpa batas.
Sekarang ia berjalan tanpa alas, menyusuri dengan perlahan segala medan pada jalur tanpa batas.
Komentar
Posting Komentar