Langsung ke konten utama

Postingan

Taman Mini yang Tidak Mini

Jika bukan karena kepalang janji sama Kanzia. Gue kayanya bakal butuh lebih banyak pertimbangan untuk bikin postingan ini. Haha. Baiklah, post khusus kali ini gue bakal bikin beda. Sangat berbeda. Ngga kaya post lainnya, kali ini gue bakal dengan gamblang nyebutin nama-nama orang, tanpa sensor, tanpa nyana, contohnya kaya kalimat pertama di atas. Dan kalo postingan gue biasanya kurang bermanfaat, kali ini gue bakal bikin postingan yang sama sekali ngga bermanfaat. Yaitu Field Report kegiatan hari sabtu kemarin di TMII(Taman Mini Indonesia Indah). Hiwigoh. Di salah satu postingan sebelumnya gue pernah cerita kalo gue adalah salah satu member grup di aplikasi chat, Line. Grup penggemar salah satu klub sepakbola, yaitu Arsenal. Kalo dipikir-pikir grup itu cukup aneh, grup online yang notabene personilnya berjarakkan puluhan sampai ribuan kilometer bisa punya ‘tali’ yang begitu kuat. Kita, udah mengenal satu sama lain, ya walaupun gue ngga tau gimana mereka di kehidupan yang sebenarn...

My 'Arsenal'

Jumat tanggal 13. Di tanggal yang sangat spesial ini, gue dedikasikan untuk ngebahas salah satu hal yang paling gue suka di muka bumi. Hal yang begitu kuat dimana ia melekat di dinding paru-paru. Salah satu dari banyak hal yang selalu gue impikan. Mimpi yang ngga mengenal waktu, dan akan terus begitu. Tapi kali ini bukan cewek ya, kalo itu sih udah di post lain. Bukan juga makanan. Yaa walaupun gue orangnya suka makan, tapi mungkin nasi padang bisa menunggu giliran untuk muncul di blog gue. Jadi apa? Gue sebagai lelaki tulen, udah pasti suka sama hal-hal yang berbau fisik. Mulai dari   apapun itu, tanpa terkecuali, salah satunya olahraga fisik. Dan, ada satu cabang olahraga yang dominan di planet ini. Gue juga berani jamin kalo peminatnya adalah 3/4 dari koloni manusia di dunia. Olahraga yang gue rasa ngga mungkin bisa hilang bahkan oleh invasi alien sekalipun. Satu buah titik, yang bisa menyulap seluruh wajah bumi dalam kurun waktu 4 tahun sekali. Udah tau pasti ya. Kalo ...

"Did you get His message?"

Sejatinya, pernyataan bukan satu-satunya cara untuk menyatakan. Dan kebanyakan, pernyataan yang tersirat jauh lebih membuat kita sadar dibanding pernyataan yang tersurat. Maksud gue, banyak hal di dunia ini yang emang tanpa kita sadarin hal itu terjadi, dan itu adalah pelajaran hidup. Pelajaran hidup yang selalu muncul dalam hidup kita. Sampe sini gue rasa lo semua bakal setuju. Pelajaran tambahan itu kita dapet dari berbagai sumber disekitar. Contohnya kaya pengalaman, lingkungan, pergaulan, sudut pandang orang lain, bahkan benda mati sekalipun. Nah, dari banyaknya media pelajaran yang hilir-mudik setiap hari di depan kita. Pernah ngga sih kita sadar? Semua itu ada ngga terjadi gitu aja. Yup, selalu ada alasan dari setiap hal, bahkan hal terkecil sekalipun. Gue sangat percaya. Apa yang terjadi, kenapa itu terjadi, bagaimana itu terjadi. Seluruh partikel kejadian berurutan yang setiap hari kita laluin, kita hadapin. Entah partikel itu bermuatan netral, positif, bahkan negat...

Friday 13th

Horror, mungkin itu kata pertama yang keluar saat ngeliat tanggal 13 yang jatuh pada hari Jumat. Harus gue akuin, gue juga kadang mikir gitu sih. Friday 13th atau Jumat tanggal 13 udah jadi satu tanggal keramat buat kebanyakan masyarakat. Apalagi buat mereka yang maniak film horror. Kalo ada yang nanyain angka sial, gue berani taruhan angka 13 adalah angka yang pertama muncul di pikiran lo. Bener kan? Angka 13 udah jadi satu ikon kuat yang melambangkan kesialan, misteri, hantu, tumbal, atau apapun yang berhubungan sama dunia mistis. 13 adalah angka yang dihindari. Bahkan di Cina, dari yang gue tau, di berbagai gedung pencakar langit disana ngga ada yang namanya lantai 13. Dari lantai 12 langsung ke lantai 14. Tapi kayanya bukan cuma di Cina deh. Dan walaupun itu takhayul yang harusnya bisa dengan mudah tergerus oleh modernisasi jaman urban kaya sekarang. Tapi anehnya masih banyak orang di dunia ini yang cukup kolot buat percaya. Dari berbagai artikel atau hal...

Polaris : Ekuator

" Sometimes we have just to let go of someone who matters to us not because we want to, but because we have to, and it's the right things to do. We just can't force anyone to love us. We cannot beg someone to stay when she wants to leave and be with someone else. This is what live is all about. However, the end of love is not the end of life. It should be the beginning of understanding that love lives for a reason and leaves with a lesson. And guess what? Many people can make you happy in your life. There are so many out there. Some do it by walking into your life. Some do it by walking out. " Gue ngga tau kenapa, tapi paragraf pembuka di atas tiba-tiba aja muncul di otak gue. Jadilah gue taro disitu walaupun sama sekali ngga ada hubungannya sama analogi bintang yang mau gue bahas. Yep, kali ini salah satu bintang akan jadi bintang di postingan ini. Gue suka belajar astronomi, menurut gue astronomi adalah salah satu ilmu yang keren. Pemicu dari kalimat ...

Beat Yourself.

Heloow~ Kemarin, tepatnya hari minggu gue abis ada pertemuan sama temen di komunitas gue. Wait... Komunitas? Iya buat yang belum tau, gue jadi salah satu volunteer di komunitas hijau di kota gue. Apa itu volunteer? Volunteer adalah sukarelawan, dia yang punya dedikasi terhadap suatu hal apapun itu dan mau mengerjakannya dengan sukarela tanpa   pamrih. Dia yang mau meluangkan waktu, tenaga, materi untuk kegiatan dengan ikhlas. Yaa, ehm, kaya gue gini. Cukup pengertian tentang volunteer, nanti gue dikira sombong lagi. Yang mau gue bahas disini adalah apa yang gue lakuin bareng mereka, maksud gue yang akan. Jadi kemarin itu kita ngebahas agenda untuk 3 bulan mendatang, Aksi apa aja yang bakal kita adakan untuk memperingati beberapa hari lingkungan kedepan. Seperti biasa, saat rapat berlangsung gue bersikap pasif. Gue emang kurang jago urusan ngomong dan jadi pusat perhatian di forum resmi kaya gitu. Tapi jangan salah ya, kalo disuruh ngomong depan gebetan sih g...

2015 Could be...

New Year, New Wish, New Me! Paragraf pertama di post pertama gue tahun ini gue dedikasikan buat mencurahkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Duka cita gue untuk mengikhlaskan beberapa resolusi tahun 2014 yang belum bisa terealisasi. Semoga mereka pergi dengan tenang, gue udah berusaha semaksimal mungkin tapi, yah...perjuangan gue masih jauh dari kata cukup untuk mereka. Hiks. Buat yang baca post gue dari awal pasti tau kalo awal tahun kemarin gue udah post tentang resolusi 2014 yang gue rahasiakan. Alesan kenapa ngga gue publish sih karena gue kurang percaya sama kemampuan diri gue sendiri. Jujur. Gue orangnya ngga mau dibilang banyak omong atau cuman teoritis semata. Jadi mending gue bertarung dulu sama kenyataan, kalo udah keliatan hasil dari perjuangan itu nanti bakalan gue post disini keberhasilan resolusi gue. Tapi Allah masih belum mengizinkan gue untuk sombong, dan itu artinya gue gagal mencapai harapan sederhana di tahun 2014 kemarin. Kalo dibilang kecewa

I do Smile

Dua hari lalu, tepatnya hari sabtu di malam minggu yang mencekam. Gue dateng ke acara hajatan alias nikahan temen (cewe) gue. Yahh kalo ditanya, dia emang bukan temen deket gue. Tapi seperti apa yang udah gue jelasin di another post. Lo ga perlu jadi temen deket seseorang buat dapetin undangan pas dia bikin hajatan. Oke lanjut ke nikahan tadi. Berhubung malam itu gue ngga ada jadwal. Jadilah gue untuk menyanggupi permintaannya buat hadir disana. Di tempat dimana gue bakal ngeliat dua orang sejoli yang bakal bersatu secara harfiah pada malam harinya. Tempat dengan persentase kemungkinan terbesar gue bakal ngedenger beberapa pertanyaan basa-basi yang kemungkinan bersifat karsinogenik yang bakal terlontar dari mulut temen-temen gue. Dan

Teori Relativitas

Semua mungkin sepakat sama gue kalo pagi ini diawali dengan kekompakan media massa dalam hal berita. Mulai dari media cetak, elektronik, sosial, sampe media nature. Oke maap, itu Melia. Iya, jadi berita pagi ini itu seragam semua tanpa terkecuali. Tanpa memandang yang paling beda sampai yang paling baru. Beritanya apa? Beritanya adalah kenaikan harga BBM yang bukan jadi isu lagi tapi udah jadi kenyataan. Wuihhh, berita yang sensitif dan bukan termasuk berita populis buat masyarakat kan? Wajar aja langsung geger dimana-mana. Dan pom bensin di h-1 itu udah kek rumah makan padang, tapi gratisan. Kebayang kan ramenya kek mana? Mungkin kenaikan bbm

Memahat Patung

Bukan. Ini bukan live report gue yang lagi les bikin patung atau tutorial cara membuat patung. Sumpah, gue paling gabisa yang namanya seni visual kaya gitu. Ngegambar aja gue paling anti, apalagi bikin patung. Dalam hal ini mungkin Squidward lebih jago dari gue. Memahat yang tertera di judul di atas ituadalah sebuah analogi. Analogi Memahat patung tentunya. Dua tahun lalu gue masih anak sekolah yang belum tau mau kemana harus melangkah. Jujur gue dulu pemuda yang rentan kebawa arus. Kemana-mana ngikut. Liat trending langsung nyoba. Ada yang booming sedikit bawaannya pengen. Dulu gue selabil-labilnya orang labil. Kecuali urusan perasaan ya, gue stabil. Stabil jomblo. :| Waktu celana gue masih abu-abu tuh gue bingung gue ini siapa. Mau ngapain gue ini. Apa yang bakal gue lakuin besok. Gue suram?

Being Hero is Simple

Dalam beberapa tahap permainan yang kita sebut kehidupan ini. Selalu ada pihak-pihak yang dengan atau tanpa bantuannya pasti berpengaruh buat kita. Mereka akan datang perlahan lalu membantu kita melawan musuh yang lagi kita hadapin. Atau juga sang antagonis yang menghambat kita mencapai suatu pencapaian. Siapapun mereka dan bagaimana peran mereka untuk hidup kita, satu hal yang pasti. Mereka yang datang itu punya batasan, selalu ada batasan. Batasan itu kita namakan waktu. Engga selamanya mereka, yang berperan baik maupun buruk itu akan terus berdiri di sekitar kita. Jika sekarang kita udah dapet siapapun itu yang selalu ada di samping kita dalam artian positif. Jangan terlalu senang. Hehe. Percaya sama gue, itu gak akan kekal, kecuali

Belogsepot nih!

Wah selamat hari blog nasional! Gile gue baru tau ternyata ada peringatan tahunan tentang blog. Maklum blogger amatiran yang semangat postingnya masih angin-anginan. Untung gue cek twttr tadi pagi. Sebenernya gue lagi ga pengen nulis, tapi yahh berhubung sekarang ini hari yang bersejarah buat blog jadilah gue maksain buat posting. Tapi tenang aja, semaksa apapun tulisan gue. Tulisan ini bakal gue sortir senyaman mungkin kok. Percaya atau engga, blog jadi salah satu program kerja kementerian Indonesia loh. Yang gue maksud menkominfo ya bukan menteri kehutanan. Buktinya udah jelas, dengan adanya hari blog nasional yang diperingatin setiap tanggal 27 Oktober. Dari yang gue searching, hari blog tahun 2014 ini jadi yang ke 4 sejak tahun 2010 diresmiin sama M. Nuh. Oke cukup pembahasan secara umumnya, sekarang pembahasan secara khusus ya. Maksud gue apa itu blog dari kacamata gue. Dari pemikiran gue yang biasa aja ini. :3 Blogspot. Aplikasi web yang isi postingannya macem-macem ses...

Vision For Me

Hari ini hari yang biasa biasa aja tanpa ada apapun yang spesial. Di tanggal ini gue ngga punya temen yang ultah atau acara khusus. Tapi gue bakal nulis sedikit dari apa yang udah gue alamin dan gue pikirin dengan seksama.   Kita flashback dulu beberapa tahun silam yes. Jadi cerita ini berawal dari mata. Yaiyalah jelas, naif kalo gue bilang apa yang gue rasain saat itu bukan buah kerja dari indera penglihatan gue yang sensitif terhadap cewe cakep. Cewe? Haha iya ini gue mau ngebahas cewe.  Jadi kejadiannya saat gue lagi di sekolah. Gue lupa rincian lainnya selain lokasi pertama gue liat dia. Gue bisa aja mengarang bebas sih, tapi blog gue ini sifatnya originalitas dan terpercaya. Salah dua itu alasan buat gue gamau masukin cerita fiksi. Tapi mungkin nanti untuk alasan lain gue bisa masukin cerita fiksi.  Saat itu di kantin...  Gue sama temen gue lagi makan, biasa jam istirahat. Kondisi saat itu sepi, kantin cuma berisi beberapa kelo...

End of September

30 September. Hari ini, tanggal terakhir di bulan September. Bulan spesial buat gue dan mungkin beberapa orang yang punya kejadian khusus di bulan ini. September selalu menggambarkan keceriaan. Itu yang gue tangkep dari slogan salah satu brand fashion di Mall. Dan emang iya, menurut gue pribadi. September itu bulan yang sangat indah. Karena September adalah bulan dimana gue menghela nafas, lalu menangis dengan mata terpejam, lalu merasakan sesuatu yang mungkin menyakitkan jika saat itu gue tau. Yep, I was born on this month. Banyak orang bilang semangat kita akan bertambah berkali-kali lipat saat memasuki bulan kelahiran. Mungkin yang menjadi acuan pendapat mereka karena ada tanggal khusus yaitu tanggal kelahiran. Ya emang, gue akuin spirit gue di bulan September beberapa tingkat di atas bulan-bulan yang lain. Tapi semua relatif, ngga mungkin tiap tahun gue kaya gini. Tahun lalu contohnya, gue biasa-biasa aja karena pada saat itu status gue baru lulus sekolah dan masih bingun...

Nasionalis[still]me

Upacara bendera di kantor kecamatan jadi schedule pertama gue di pagi hari tanggal 17. Pagi sekitar pukul 8 gue jalan ke kantor kecamatan deket rumah buat sedikit menunaikan kewajiban gue sebagai warga sipil yang teladan. Loh kenapa pukul 8? Bukannya upacara bendera mulai jam 7? Yaiyalah gue dateng jam segitu, kan gue bukan anggota pengibar bendera. Gue dari dulu ngga terlalu suka sama pelatihan baris-berbaris. Dulu pas ikut osis aja gue males-malesan. Dan gue juga bukan peserta, karena status gue bukanlah pelajar atau mahasiswa saat itu. Terus gue ngapain? Gue cuman ikut-ikutan aja ngeliatin upacara dari jarak yang lumayan jauh. Kalo dibolehin sih gue pengen ikut masuk barisan. Tapi, aduhh, kayanya kurang lucu aja kalo mendadak gue yang pake celana pendek, t-shirt, and kupluk masuk ke barisan anak SD. Setelah gue pikir matang-matang akhirnya gue mengurungkan niat itu. Sebenernya alesan gue dateng kesana itu cuma karna keponakan gue ikut marching band yang bakal tampil nan...

Good is Never Enough

Gue nulis ini tengah malem dengan kopi yang jadi perantara mata dan tangan gue. Disaat keadaan di luar lagi ujan gerimis merdu dan sukses ngerasukin jari gue buat ngetik beberapa kalimat yang emang selalu menuhin pikiran gue. Besok, hari sabtu temen alumni sekolah gue ada yang bikin hajatan. Yahh bukan temen akrab sih, tapi masalah hajatan gitu sih kenal aja udah cukup buat syarat nebus undangan dia. Jadilah gue diundang ke pernikahan dia. Gue tadinya udah excited banget pengen dateng. Bukan, bukan karna mau ketemu pasangan pengantin baru yang malam harinya bakal begadang itu. Tapi buat ketemu temen-temen gue, pastinya banyak temen alumni gue yang dateng kesana. Untuk alasan itulah gue jadi onfire buat menyisihkan sedikit dari sedikit uang gue buat amplopan. Karna emang gue udah lama

Sedikit Tentang Ujian

Hay, udah lama banget gue ngga update ini blog. Mungkin ada sekitar 3 bulan blog ini gue telantarin gitu aja. Iya gue ngelanggar komitmen yang udah gue buat saat pertama kali ngebikin blog ini. Tapi gue juga gatau kenapa dalam tempo 3 bulan belakangan gue sama sekali ngga punya ide buat nulis apapun disini. Huft. Memasuki pertengahan April cantik ini, bulan bersejarah buat gue dan semua orang yang udah pernah lulus dari SMA atau sederajat. You know why? Karena beberapa hari di bulan ini bakal terjadi ‘pertikaian’ antara murid dan beberapa lembar kertas, yang mereka katakan sebagai parameter 3 tahun lo di sekolah itu. Udah tau kan? Yup, Ujian Nasional (UN) tingkat SMA. Momok menyeramkan bagi sebagian murid, tanpa terkecuali gue (dulu). Suatu moment, yang selalu bisa menyulap si pemalas  jadi kutu buku, si murid berandal jadi alim, dan lain lain. Yahh walaupun temporer. Tapi gue serius, Ujian Nasional udah jadi magis tersendiri buat kebanyakan murid. Mereka menempuh...

Kaleidosk Me

Selamat tahun baru 2014!!! Well tahun 2013 adalah tahun transisi yang cukup penting buat gue. 6 bulan pertama di tahun itu gue cuma siswa jurusan multimedia di SMK swasta yang sama sekali ngga ada minat di pelajaran produktif gue dan 6 bulan kedua gue udh sukses ngelepas status siswa yang juga artinya gue udah siap buat berlayar di lautan lepas penuh ombak yang disebut kehidupan ini. Semua orang di belahan bumi manapun pasti setuju kalo masa yang paling indah dan berkesan adalah masa sekolah. Iya kan? Hal yang paling garing juga bakal ngangenin saat kita nostalgia beberapa tahun kemudian. Hal garing aja ngangenin, gimana yang paling berkesan buat kita semisal asmara gitu. :') Masa putih abu - abu is an unforgetable moment dalam hidup gue. 3 tahun yang melelahkan, 3 tahun yang sukses mencampur aduk emosi gue sebagai seorang remaja, 3 tahun yang berlalu tanpa gue sadari, tanpa bisa gue protes. Dan semua hal menyenangkan lainnya yang udah terekam sempurna di kepala g...

"gengsi"

Bukannya sok kritis atau apa ya, tapi gue bener-bener bingung sama gengsi manusia jaman sekarang. Barusan aja, eh tapi sebenernya kejadiannya udah lumayan lama sih cuman gue baru sempet nulisnya hari ini. Jadi tuh kemaren di jalan sebelum berangkat ke kantor pas banget di depan mata gue ada tabrakan! Iya, pas banget depan mata gue gue liat motor honda CS1 yang di kendarain sama cowo  yang menurut emaknya  ganteng nabrak ibu-ibu muda bersepeda. Kejadiannya ga ada 3 detik tapi gue masih inget jelas kronologisnya, menurut gue dua-dua nya salah. Lah gimana ngga, yang pertama gue ngga tau itu cowok lagi mikirin apaan sehingga dia ngga fokus ke jalanan. Terus ibu-ibu yang naek sepeda juga asal nyebrang ga liat kiri kanan. And then, terjadilah 'ciuman' mereka. Dan yang gue ngga habis pikir itu orang berdua bukannya sadar sama kesalahan masing-masing malah saling perang mulut di tengah jalan. Dari kejadian yang pernah gue alamin itu

Hidup Itu?

Berbagai macam jawaban ngawur langsung seliweran di kepala gue waktu gue nemuin pertanyaan kaya gini. Engga gampang buat kita nyari definisi a.k.a pengertian dari hidup yang kita jalani ini, yang pasti arti hidup itu bukan cuma bernafas sama berkembang biak ya. Kita harus tau arti yang lebih spesifik dalam satu kata penuh makna itu. Lo tau kan di dunia yang tanpa batas ini jumlah manusia itu terlalu banyak, dan bahkan jauh lebih banyak dari jumlah seluruh rambut yang ada di tubuh bagian teratas lo. Inget, bagian teratas! Gue percaya 100% masing - masing dari mereka pasti punya artian tersendiri mengenai hidup. Semua orang punya pendapat dan keyakinan tersendiri tentang apa yang mereka sebut kehidupan. Contohnya gini deh, seseorang yang punya latar belakang yang berbeda pasti punya definisi hidup yang beda. Lo ngerti kan maksud gue? Dia yang hidup dari kasta atas ngga mungkin punya pengertian hidup seperti dia yang hidup di kasta bawah. Mungkin kebanyakan dari mereka yang hidup di...

Sepatah - Dua Patah Kata

Hello, selamat awal bulan Desember di tahun 2013 ini. Di awal bulan ini entah kenapa gue pengen banget nih ngebuat blog baru. Kalo di hitung sih ini tuh blog gue yang ke-4 yang pernah gue buat. Mau tau gimana nasib dari ketiga blog gue yang lainnya? Tragis, gue lupa password semua! Yah, semoga aja blog gue yang baru ini ngga bernasib sama kaya blog gue yang terdahulu ya. Tapi kali ini gue serius ngegarap blog yang ini, sumpah. Alesannya? Agak konyol sih ya. Gue cuma pengen anak dan anak dari anak gue ini ngeliat tulisan yang biasa aja dari gue ini. Mungkin nanti gue bisa ngasih password blog ini ke mereka kelak, tapi itu juga kalo gue ngga lupa lagi passwordnya. Dari SD gue udah suka banget sama aktifitas menulis, mungkin gue harus berterima kasih sama guru gue pas SD. Karna tanpa kontribusi dari dia yang selalu nyuruh gue ngerangkum buku paket dan buku cemara (sekarang namanya LKS), mungkin blog ini ngga bakal pernah ada. Awal gue masuk SMP gue masih tetep suka sama keg...